HUT Pangkep ke-66: Meneguhkan Pangkep Sebagai Pilar Swasembada Pangan Sulsel
Makassar– Momentum Hari Jadi Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) ke-66 yang jatuh pada Selasa, 14 April 2026, menjadi panggung pembuktian bagi ketangguhan sektor agraria daerah dalam mendukung swasembada pangan. Mengangkat tema “Sinergi Wujudkan Sumber Daya Kompetitif Menuju Pangkep Hebat Berkelanjutan”, pemerintah daerah menegaskan bahwa penguatan sektor pertanian adalah kunci utama dalam membangun ekonomi yang mandiri. Hingga April 2026, Pangkep telah mencatatkan luas panen sebesar 14.650,7 hektare dengan total produksi Gabah Kering Giling (GKG) mencapai 60.948,43 ton. Keberhasilan ini berkontribusi langsung pada ketersediaan stok pangan daerah dengan total produksi beras yang menembus angka 34.974,42 ton.
Transformasi pertanian di Pangkep kini semakin maju berkat adopsi teknologi digital yang diintegrasikan melalui program Kelompencapir Digital. Tercatat sebanyak 28.981 petani yang tersebar di 223 desa dan kecamatan telah aktif tergabung dalam ekosistem informasi berbasis digital ini. Tingginya partisipasi masyarakat tani terlihat dari produksi berita dan laporan aktivitas pertanian yang mencapai 7.920 laporan, sebuah langkah nyata dalam mewujudkan sumber daya manusia pertanian yang kompetitif di era modern. Melalui konektivitas ini, para petani tidak hanya sekadar mengolah lahan, tetapi juga terhubung langsung dengan perkembangan kebijakan dan inovasi teknologi terkini.
Selain keunggulan di sektor tanaman pangan, Pangkep juga menunjukkan keberagaman komoditas yang menjadi penyangga ekonomi kerakyatan, mulai dari produksi jagung sebesar 5.708 ton hingga sektor perkebunan seperti jambu mete.
Momentum hari jadi ini menjadi titik balik bagi Pangkep untuk terus mengoptimalkan potensi lahan dan sumber daya manusianya demi mewujudkan visi Pangkep Hebat yang berkelanjutan.
(DAR)